Mengenal istilah Blind Spot

Karena masih terngiang-ngiang pengalaman dipepet ibu-ibu, tulisan saya kali ini masih berkaitan dengan lika-liku berkendara di jalan raya, yaitu apa dan bagaimana kita menyingkapinya area blind spot.

Apa itu area blind spot?

Ketika kita duduk dibalik kemudi mobil, kita dapat melihat kearah depan dengan jelas. Ketika kita melihat ke kaca spion, kita dapat melihat situasi di samping dan belakang mobil kita. Namun ada area lain di sekeliling kendaraan yang tidak dapat kita lihat melalui kaca spion (baik spion samping maupun interior), area yang tertutupi oleh struktur kendaraan seperti misalnya pilar kaca depan atau samping, atau juga area yang tidak dapat kita lihat tanpa menengokkan kepala. Area inilah yang disebut dengan istilah blind spot.

Ilustrasi area blind spot dari satu kendaraan
Ilustrasi area blind spot dari satu kendaraan

Bagaimana caranya mempersempit area blind spot?

  1. Menengok. Ini adalah cara yang paling efekti untuk mempersempit area blind spot. Namun cara ini mengundang resiko baru karena pandangan kita teralihkan dari area di depan kendaraan kita. Pastikan situasi di depan kendaraan kita aman dan lakukan dengan cepat atau sesaat saja.
  2. Mengatur kaca spion mobil. Harapannya adalah kita dapat sebanyak mungkin melihat situasi di samping kendaraan kita dengan tidak kehilangan pandangan atas situasi dibelakang kendaraan kita.
    • Miringkan badan ke arah kanan sampai kepala kita hampir menyentuh kaca jendela pintu samping pengemudi. Atur posisi kaca spion kanan sampai kita hanya melihat ujung belakang dari sisi kanan mobil.
    • Miringkan badan ke arah kiri sampai kepala kita berada di tengah-tengah mobil. Atur posis kaca spion kiri sampai kita hanya melihat ujung belakang dari sisi kiri mobil
    • Atur posisi kaca spion tengah (interior) pada posisi menghadap bagian tengah dari kaca belakang.
    • Cek posisi vertikal dari seluruh kaca spion agar tepat menghadap ke lalu-lintas di belakang kendaraan, bukan ke aspal jalan atau ke langit.
  3. Menggunakan kaca spion tambahan (blind spot mirror). Dengan kaca ini kita dapat melihat area yang lebih luas. Namun karena sering diletakkan di depan kaca spion utama, blind spot mirror ini justru akan mengurangi pandangan pada spion utama. Selain itu untuk orang yang belum terbiasa, kaca ini justru akan sedikit membingungkan.
  4. Berhati-hati dan sopan santun dijalan. Selalu beranggapan bahwa kita tidak terlihat oleh pengendara kendaraan yang lain. Posisikan kendaraan kita pada area yang dapat mereka lihat dan tidak berlama-lama berada dalam area blind spot mereka.

Berkendara di jalan menuntut kehati-hatian, sopan santun, etika dan saling menghormati sesama pengguna jalan. Tetap mematuhi peraturan dan selalu berdoa semoga kita semua selamat sampai di tempat tujuan.

Sekian. 😀

AZNAcom

Wong ndeso yang masih tetep ndeso meskipun kini bermukim di kota. Jika anda beruntung anda dapat menemukannya sedang gowes pagi di seputaran kota Jogja.

2 tanggapan untuk “Mengenal istilah Blind Spot

  • 18 September, 2014 pada 4:34 pm
    Permalink

    Blind itu pemain MU dan kemaren menang 4-0. Blind itu katanya bagus tapi kemaren permainannya belum teruji karna baru main dengan QPR. hehe *salah fokus *

    Semoga kita selalu diberi keselamatan dalam perjalanan. Amin.

    Balas
    • 19 September, 2014 pada 6:06 pm
      Permalink

      Itu kan nama grup band : blind 183 😀

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *