Membuat galeri foto dengan juicebox

Salah satu nilai plus dari WordPress adalah ketersediaan berbagai macam plugin yang jumlahnya sangat banyak. Hal ini tentu sangat memudahkan kita jika dalam mengembangkan blog yang kita miliki. Salah satu jenis plugin yang populer adalah plugin untuk membuat galeri foto. Saya mencoba mengetikkan kata “gallery” pada field search plugin dan hasilnya ada 1355 buah plugin galeri yang siap untuk diunduh. Menyenangkan sekaligus membingungkan, yang manakah yang harus saya pilih?

Sebagai seorang pengguna WordPress kategori pemula, galeri yang pernah saya buat tentu sangat sederhana. Saat itu membuat satu page lalu mengisinya dengan beberapa foto. Kemudian saya gunakan fitur Tiled Galleries dan Carousel dari Jetpack untuk mempercantik tampilannya. Gitu saja sudah jadi, tidak repot tidak sulit.

Sama sekali tidak ada yang jelek dari fitur Jetpack ini, namun sesuai dengan kodrat manusia yang mudah merasa bosan dan selalu ingin lebih, saya mencoba mencari-cari alternatif lain untuk menampilkan galeri foto saya. Saya browsing-browsing lagi adakah plugin yang cocok dengan keinginan saya. Sampai akhirnya teman saya bung @kosongduadua menyarankan galeri besutan Juicebox. Apa motif dibelakannya tidak terlalu penting, yang penting dicoba, hehe.. Berikut ini contoh tampilannya :

Juicebox Gallery
Juicebox Gallery

Sayangnya, plugin ini tidak dapat saya temukan dalam direktori plugin WordPress. Entah kenapa ini terjadi, mungkin saja karena belum didaftarkan, atau kurang memenuhi persyaratan atau sebab lainnya tidak begitu jelas. Saya mau tidak mau setengah terpaksa menggunakan cara manual untuk menginstallnya.

Persiapan

Ada beberapa prasyarat yang perlu dipersiapkan di web server kita agar plugin ini dapat berfungsi dengan benar, yaitu :

  1. WordPress versi 2.8 atau yang lebih tinggi.
  2. PHP versi 5.2.0 atau yang lebih tinggi.
  3. Perlu dibuat sebuah folder ‘/wp-content/uploads/juicebox/’ dengan full access permissions (777).

    Setting write permission (777)
    Setting write permission (777)
  4. PHP DOM extension pada posisi enabled. (Settingan defaultnya adalah enabled, tapi mungkin saja beberapa hosting mendisablenya). Kalau bingung, tanya saja ke customer support tempat hosting anda 🙂
  5. Tema yang aktif harus mempunyai function untuk memanggil wp_head pada file ‘header.php’.

Instalasi

Jika poin-poin diatas sudah beres, langkah selanjutnya adalah menginstall plugin tersebut. Langkah-langkah yang perlu dilakukan antara lain :

  1. Download WP-Juicebox plugin. Kemudian unzip di komputer anda.
  2. Selanjutnya upload folder plugin tersebut kedalam blog Worpress anda pada folder ‘/wp-content/plugins/’.
  3. Dengan menggunakan FTP, cek kembali folder ‘/wp-content/uploads’. Pastikan bahwa folder ‘juicebox’ sudah ada dan dengan hak akses write permissions (777).
  4. Aktifkan plugin melalui menu plugins WordPress.

Sampai disini plugin telah siap dan kita sudah bisa membuat galeri foto dengan tampilan ala juicebox. Langkah selanjutnya akan dibagi menjadi dua : membuat galeri dan menambahkan foto kedalam galeri.

Membuat Galeri

Berikut langkah-langkah untuk membuat galeri Juicebox.

  1. Buat atau edit post atau page.
  2. Klik tombol ‘Add Juicebox Gallery’

    Letak tombol 'Add Juicebox Gallery'
    Letak tombol ‘Add Juicebox Gallery’
  3. Pada popup window, silakan isi beberapa informasi untuk galeri yang akan kita buat. Settingan ini dapat diedit kembali kemudian.
  4. Kemudian klik tombol ‘Add Gallery’ button. Sebagai hasilnya, akan muncul tag untuk galeri tersebut.

    Nomor untuk gallery_id bisa berbeda
    Nomor untuk gallery_id bisa berbeda

Menambahkan foto kedalam galeri

Salah satu nilai plus dari galeri Juicebox ini adalah tersedianya beberapa pilihan source dari foto-foto yang akan di load. Selain dari Media Library bawaan WordPress, foto-foto juga dapat diambil dari Flickr, galeri NextGEN ataupun dari Picasa Web Album. Kali ini saya hanya akan mengulas cara menambahkan foto dari Media Library WordPress. Untuk source yang lain, silakan anda browsing sendiri 😀

  1. Pastikan pada saat kita membuat galeri, pada tampilan ‘Add Gallery’, pilih Image Source: ‘Media Library’.

    Beberapa pilihan image source
    Beberapa pilihan image source
  2. Kemudian pada tampilan Add Post’ atau ‘Edit Post’ klik tombol ‘Add Media’.
  3. Untuk WordPress versi 3.5 keatas, pada bagian ‘Insert Media’, upload foto dari komputer kita dengan mengklik ‘Select Files’ atau dengan teknik ‘drag and drop’.
  4. Tunggu sampai proses upload foto selesai. Beri judul atau caption untuk memberikan beberapa kata sebagai keterangan.
  5. Jika diperlukan, urutan foto dapat diatur dari tampilan ‘Insert Media -> Media Library’ -> ‘Uploaded to this post’. Kemudian atur urutan foto dengan teknik ‘drag and drop’.
  6. Tutup tampilan ‘Insert Media’ dengan menggunakan tombol silang (jangan gunakan tombol ‘Insert into post’ atau ‘Create a new gallery’).
  7. Kembali ke tampilan post atau page dan klik ‘Save Draft’ atau ‘Publish’. Bersihkan cache jika diperlukan.

 

Bagaimana, tidak terlalu rumit kan? Jika anda kepingin lihat contoh galeri Juice box yang sudah jadi, silakan luangkan waktu untuk sightseeing disini 😀

Monggo jika anda punya informasi plugin atau aplikasi Image Gallery yang lain yang patut saya coba, yang lebih bagus, terutama dilengkapi dengan pilihan tema yang beragam, ada fitur komentar dan social sharing, silakan kasih tau saya.

Have a relaxing weekend 😀

AZNAcom

Wong ndeso yang masih tetep ndeso meskipun kini bermukim di kota. Jika anda beruntung anda dapat menemukannya sedang gowes pagi di seputaran kota Jogja.

2 tanggapan untuk “Membuat galeri foto dengan juicebox

  • 25 Agustus, 2014 pada 2:26 pm
    Permalink

    Benar, tidak terlalu rumit. Wow. Bisa ditambahkan komentar ndak? 😀

    Balas
    • 25 Agustus, 2014 pada 10:48 pm
      Permalink

      karena ini versi lite (gratisan), maka tidak ada fitur komentar. Mungkin itu ada di versi pro (berbayar).

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *