Gantungkan fotomu ke awan tinggi

Jadi begini ceritanya. Akhir-akhir ini ada yang tidak biasa dengan hape saya, ada notifikasi baru yang semakin sering muncul. Setelah saya cek ternyata itu notifikasi bahwa kapasitas storage di hape sudah hampir terpakai semua, baik itu storage internal maupun eksternal.

Awalnya saya coba hapus file-file yang tidak terlalu penting. Buka galery lalu hapus foto & video yang sudah tidak diperlukan lagi. Saya juga uninstall beberapa aplikasi-aplikasi yang sudah usang dan jarang dipakai lagi. Untuk beberapa waktu dengan cara ini saya berhasil membebaskan beberapa ratus megabyte storage space dan membuat hape saya tidak lagi menampilkan notifikasi low space lagi.

Namun, seiring dengan foto, video dan aplikasi baru yang terus bertambah, space kosong menipis lagi dan akhirnya notifikasi low space muncul lagi. Karena sudah tidak mungkin menghapus file atau aplikasi lagi, akhirnya saya mengambil solusi berikutnya : membeli memory card baru dengan kapasitas yang lebih besar.

Dari sinilah masalah baru muncul. Entah saya yang kurang tepat dalam mencopot atau sebab lainnya, memory card yang lama mendadak tidak dapat diakses dan muncul pesan saya harus memformatnya. Kabar yang menyedihkan karena disitu terdapat banyak foto dan video kenangan. Sempat terbersit untuk mencoba aplikasi data recovery sampai terbersit satu kata dalam benak saya, “cloud“.

Yak anda benar, cloud alias awan. Sudah beberapa waktu lamanya kata ini mempunyai makna tambahan terutama jika konteks kalimatnya di bidang teknologi informasi. Menurut situs Cloud Indonesia, cloud storage itu adalah media penyimpanan yang dalam pengaksesannya memerlukan jaringan internet. Secara awam dapat diartikan semacam harddisk atau flashdisk atau CD atau jenis media penyimpanan lainnya yang dapat kita akses dari mana saja dan kapan saja tanpa perlu repot membawanya. Yang penting disitu ada jaringan internet, file-file kita dapat kita akses dengan mudah.

Data disimpan di cloud server dan dapat diakses dari mana saja (www.linkedin.com/pulse)

Kembali lagi ke kasus memory card saya yang rusak, begitu ingat bahwa galery di hape saya sudah terkoneksi dengan layanan cloud bawaan pabrik, segera saja saya coba mengaksesnya. Cukup mudah karena di hape saya sudah disediakan shortcut khusus untuk mengakses cloud gallery. Benar juga, foto dan video kenangan semua ada disana. Syukur alhamdulillah 😀 Hanya foto-foto terakhir yang tidak ada, mungkin karena belum sempat dikirim (synchronize/sync) ke cloud server. Kebetulan memang tidak saya tidak mengaktifkan fitur auto sync. Proses sync saya setting pada mode wifi only alias baru sycn ketika ada jaringan wifi. Maklum ngirit paket data, hihihi…

Screenshot_2016-01-22-08-15-41
Settingan sync wifi only

Jika produsen hape anda tidak memberikan layanan cloud storage, itu tidak jadi masalah karena ada banyak layanan cloud storage yang handal dan memberikan space penyimpanan yang cukup besar, dan yang paling penting itu semua dapat didapatkan secara cuma-cuma alias gratis. Berikut contoh penyedia layanan cloud storage yang cukup populer :

  1. Dropbox. Proses registrasinya sangat mudah dan begitu terdaftar kita langsung mendapatkan free storage 2 GB. Jika dirasa kurang, kita dapat mendapatkan tambahan space ekstra dengan mudah, misalnya dengan membuka tutorial Getting Started, meng-invite teman untuk membuka akun dropbox, menginstall mailbox di hape iOS atau Android, dll. Anda bisa register layanan Dropbox disini.
  2. Google Drive. Yang pertama adalah mudah, hanya dengan mempunyai akun Google otomatis kita juga mendapatkan akses ke produk Google lainnya termasuk Google Drive. Yang kedua kita akan mendapatkan free storage 15 GB gratis, dan yang ketiga kita mendapatkan akses ke aplikasi Office Suite dari Google yang sangat bagus.
  3. OneDrive. Datang dengan free storage 15 GB, sama dengan yang ditawarkan oleh Google Drive. Layanan cloud dari Microsoft ini didukung sepenuhnya oleh OS Windows. Dimulai dari Windows 8, OneDrive secara default akan muncul sebagai satu drive di dalam Windows Explorer. Namun OneDrive tidak ditawarkan eksklusif untuk pengguna Windows saja, layanan ini dapat digunakan oleh pengguna Mac, Android, iOS, Windows Phone bahkan perangkat Xbox.

Masih banyak yang lain tapi untuk sementara itu dulu, hehe. Jangan lupa membackup file-file penting anda agar anda tetap bahagia 😀

 

AZNAcom

Wong ndeso yang masih tetep ndeso meskipun kini bermukim di kota. Jika anda beruntung anda dapat menemukannya sedang gowes pagi di seputaran kota Jogja.

2 tanggapan untuk “Gantungkan fotomu ke awan tinggi

    • 16 Maret, 2016 pada 2:58 pm
      Permalink

      Hehe bener, perlu sedikit modal untuk tersambung dengan internet. Tapi belum pernah nemu juga orang pake smartphone tapi gak langganan paket data 😀

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *