8 Gadget Keren untuk goweser 2016

Ada banyak motivasi yang mendorong orang bersepeda, ada yang bersepeda sebatas fungsi dasarnya sebagai alat transportasi ataupun sebagai sarana rekreasi dan berolahraga. Bersepeda bahkan telah menjadi semacam gaya hidup, yang untuk melakukannya diperlukan persiapan dan perlengkapan yang memadai, baik sepedanya itu sendiri maupun aksesoris penunjang lainnya. Di era teknologi abad 21 ini, sepeda tidak lagi hanya dilengkapi oleh bel dan lampu sederhana, namun penuh dengan beragam aksesoris canggih dan futuristik. Berikut 10 gadget keren yang patut dimiliki oleh goweser.

1. Connected Pedal

Apakah ada sebuah pedal sepeda yang bisa digunakan untuk melakukan sesuatu selain untuk mengayuh? Jika itu yang anda inginkan, mungkin anda perlu mencoba gadget keren yang dinamai Connected Pedal besutan Connected Cycle ini. Alat ini dilengkapi dengan perangkat GPS yang akan mengirimkan pesan peringatan melalu aplikasi di smartphone anda jika sepedanya berpindah tempat, untuk kemudian melacak kemanapun perginya. Alat ini juga dapat digunakan untuk mencari sepeda jika anda lupa dimana memarkirnya.

Alat ini tidak memerlukan baterai karena dirancang untuk dapat mengisi daya sendiri dan mempunyai koneksi internet sendiri. Tidak perlu risau dicopot karena butuh kunci khusus untuk melepasnya dari sepeda. Connected Pedal dilengkapi dengan fitur tambahan seperti merekam kecepatan, rute, elevasi dan jumlah kalori yang terbakar.

Connected Pedal anti pencuri (www.outsideonline.com)

2. Zackees Turn Signal Gloves

Berbeda dengan kendaraan bermotor, sepeda tidak dilengkapi dengan lampu sein sebagai penanda sebelum belok arah. Cara yang biasa dilakukan oleh goweser untuk memberi tanda ketika ia hendak belok arah adalah dengan melambaikan tangan sesuai dengan arah yang dia tuju. Cara ini akan efektif jika dilakukan pada waktu siang hari dan terutama terlihat oleh pengemudi kendaraan di belakang. Namun terkadang itu saja tidak cukup untuk membuat goweser “terlihat” oleh pengendara di belakangnya, terlebih lagi pada saat malam hari.

Gadget dari Zackees ini berfungsi sama dengan lampu sein kendaraan bermotor, namun alih-alih diletakkan di stang/handlebar, lampu penunjuk arak diletakkan di sarung tangan. Untuk menyalakan lampunya, tempelkan switch yang ada di sisi ibu jari dengan pasangannya di sisi jari telunjuk. Kemudian rentangkan tangan anda kearah dengan punggung tangan menghadap ke arah belakang untuk memberi tanda pada kendaraan dari belakang. Untuk memberi tanda kendaraan dari arah depan, tidak perlu merentangkan tangan, tetap saja memegang handlebar maka lampu akan mengarah kedepan.

Zackees Turn Signal Gloves, lampu sein yang melekat ke tangan goweser

3. SmartHalo

SmartHalo dari Cyclelabs adalah navigator canggih anda. Gadget ini akan memberitahukan kemana anda harus berbelok arah di persimpangan jalan untuk mendapatkan rute terdekat dan aman menuju tempat tujuan. SmartHalo terhubung dengan perangkat smartphone melalui koneksi Bluetooth.

Selain fungsi navigasi, SmartHalo dapat digunakan untuk melacak keberadaan sepeda di tempat parkir atau seandainya sepeda diambil oleh pencuri, walaupun ini mungkin tidak sampai terjadi karena sensor gerakan di dalam SmartHalo akan membunyikan alarm jika mendeteksi gerakan keras yang “tidak biasa”.

Fitur menarik lainnya yaitu kemampuannya untuk mengukur jarak tempuh, kecepatan rata-rata dan jumlah kalori yang terbakar selama bersepeda.

SmartHalo, navigator digital bagi goweser

4. CTRL Eyewear

Dalam bersepeda, kacamata digunakan untuk melindungi mata goweser dari gangguan-gangguan yang mungkin muncul, seperti percikan lumpur, debu, kerikil, paparan sinar UV dan cahaya yang menyilaukan dari matahari. Selain itu kacamata banyak dipakai sebagai aksesoris penampilan. Salah satu produk yang patut menjadi pilihan adalah CTRL Eyewear. Kacamata ini dapat secara otomatis mengatur tingkat kegelapan lensa sesuai dengan intensitas cahaya matahari yang diterima. Hal ini akan membuat pemakainya merasa semakin nyaman.

CTRL Eyewear, secara otomatis mendeteksi intensitas cahaya

5. Siva Cycle Atom

Sekarang ini, smartphone sudah seperti layaknya pakaian, menempel kemanapun orang pergi, tidak terkecuali ketika sedang bersepeda. Namun ada satu yang membedakan dua benda tersebut, sementara pakaian dapat langsung dipakai begitu saja, smartphone membutuhkan pasokan daya (listrik) untuk dapat bekerja sesuai fungsinya. Kendala akan muncul ketika daya listrik dalam smartphone seseorang hampir habis sementara dia sedang bersepeda ke tengah alam terbuka yang jauh dari sumber listrik. Power bank adalah salah satu andalan untuk mengatasi permasalahan ini, namun bagaimana jika Power bank itu sendiri juga kehabisan daya?

Siva Cycle Atom adalah salah satu gadget yang dapat dipakai untuk mengisi ulang (recharge) daya listrik dengan menggunakan tenaga yang didapatkan dari kayuhan pedal. Alat ini dapat bekerja dengan dua cara: langsung men-charge smartphone atau mengisi daya baterai 1300 mAh (semacam power bank) bawaan. Kecepatan charge-nya sama seperti halnya charge dengan komputer via port USB 2.0. Energi yang bersumber dari putaran roda belakang dipakai untuk memutar generator sehingga tercipta arus listrik. Hal ini kira-kira sama dengan pembangkit listrik dari energi gerak lainnya.

Gowes sekaligus nge-charge smartphone (sivaisenergy.com)

6. Boombottle H2O

Bersepeda sambil mendengarkan musik dengan memakai earphone memang mengasyikkan, namun hal ini mengundang bahaya karena membuat goweser menjadi kurang awas terhadap situasi sekitar. Lalu bagaimana caranya agar tetap bisa gowes sambil diiringi alunan musik favorit?. Nah gadget yang dinamai Boombottle H2O ini mungkin bisa menjadi solusi. Ini adalah salah satu produk speaker wireless yang dapat dibawa gowes. Cukup letakkan di bottle cage sepeda, anda siap gowes sambil goyang dangdut pantura 😀

Boombottle H2O terkoneksi dengan perangkat smartphone menggunakan teknologi Bluetooth. Dengan casing yang kedap air, gadget ini tidak mengenal cuaca. Gowes melewati jalanan becek maupun hujan lebat tidak jadi masalah, bahkan jika jatuh kesungai pun aman-aman saja karena akan mengapung dipermukaan air.

Boombottle H2O dipasang di rak botol sepeda (www.scosche.com)

7. Morpher

Kalau ada kendala dalam bersepeda mungkin salah satunya adalah rentan terhadap pencurian baik sepedanya itu sendiri maupun aksesoris lain. Helm adalah perlengkapan keselamatan penting dalam bersepeda yang sering dicuri. Hal ini memaksa pesepeda membawa serta helm mereka kemana mereka pergi. Ini adalah pekerjaan yang merepotkan karena helm bukanlah perlengkapan yang berukuran kecil. Lalu adakah jalan keluar?

Meninggalkannya dirumah dan pergi gowes tanpa memakai helm bukanlah satu ide yang baik. Cidera kepala bukanlah jenis cidera yang biasa karena ini adalah pusat kendali tubuh. Solusi yang lebih tepat salah satunya adalah memakai Morpher helmet. Seperti helm-helm lainnya, alat ini berfungsi tidak lebih dan tidak kurang sama seperti sebuah helm: melindungi kepala. Namun helm yang satu ini unik, karena bisa dilipat menjadi bentuk yang cukup kecil untuk ditenteng ataupun dimasukkan kedalam tas.

Morpher dapat dilipat sampai separoh ukurannya (morpherhelmet.com)

8. Stemlock

Gadget ini mempunyai dua fungsi utama: menghalau pencuri dan memudahkan dalam memarkir sepeda. Stemlock akan membuat handlebar “terlepas” dari fork sehingga sepeda mustahil untuk dikendarai. Handlebar tidak dapat dikendalikan sehingga roda depan akan mengayun kekanan dan kekiri. Fungsinya yang kedua adalah memarkir sepeda di tempat yang relatif sempit. Cukup putar handlebar kearah samping (tanpa memutar roda) maka sepeda akan dapat diparkir ditempat yang sempit.

Stemlock, membuat sepeda mustahil dikendarai (gizmodo.com)

Bagaimana dengan anda, apakah anda memiliki gadget modern andalan sebagai teman anda bersepeda? Silakan share di kolom komentar dibawah ini.

 

AZNAcom

Wong ndeso yang masih tetep ndeso meskipun kini bermukim di kota. Jika anda beruntung anda dapat menemukannya sedang gowes pagi di seputaran kota Jogja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *